Skip to main content

Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Puncak Perayaan Natal, Polrestabes Surabaya Terjunkan Personil Brimob dan Marinir

Surabaya - Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polrestabes Surabaya melaksanakan Patroli Skala besar yang melibatkan 3 Pilar Kamtibmas sekaligus Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Sat Brimob Polda Jawa Timur dan Korps Marinir, Sabtu (25/12/21).

Dalam patroli tersebut, petugas yang menggunakan kendaraan mengelilingi sejumlah kawasan di Wilayah Hukum Polrestabes Surabaya, terutama di tempat peribadatan serta pusat perbelanjaan dan tempat lainnya yang dianggap rawan.

Ditemui dilokasi terpisah, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menyampaikan bahwa Patroli Skala Besar pada perayaan Natal 2021 di Kota Surabaya ini telah dimulai pada saat kegiatan Misa Natal tadi malam. 

"Hari ini kegiatan dilanjutkan dengan menerjunkan Personil Pengamanan baik di Pos Pengamanan maupun Patroli Skala Besar Gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Kota Surabaya demi mewujudkan Kamtibmas yang aman dan Kondusif di Puncak Perayaan Natal 25 Desember 2021 ini," ujar Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Patroli skala besar kali ini dibagi menjadi 3 kelompok besar yang terdiri dari TNI-Polri dan Pemerintah Kota Surabaya. Ketiganya dipimpin Perwira Pengendali dari Polrestabes Surabaya dengan Sasaran Pusat Peribadatan dalam hal ini Gereja yang Melaksanakan Misa Natal dan Pusat Perbelanjaan yang ramai dikunjungi masyarakat. 

Harapan Kapolrestabes Surabaya, melalui Penempatan personil pengamanan dan Patroli skala besar ini dapat menciptakan kamtibmas yang aman dan Kondusif di Puncak Perayaan Natal hari ini. Sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya tanpa adanya kekhawatiran terhadap potensi gangguan kamtibmas dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

"Masalah keamanan Surabaya adalah tanggung jawab Kami dan seluruh masyarakat surabaya , untuk itu kami akan menjamin Surabaya aman dari segala bentuk gangguan keamanan agar masyarakat nyaman dalam beraktifitas." Pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Nomor Telpon Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya

Surabaya, 22/09/17 : Butuh Bantuan Polisi? Hubungi Call Center Bebas Pulsa  112  yang akan terhubung langsung dengan Commad Center Kota Surabaya . Mengingat banyaknya laporan setiap harinya, terkadang anda kesulitan masuk line telpon nomor diatas. Berikut ini kami sampaikan Nomor Telpon dari 23 Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya yang dapat membantu anda melaporkan setiap kejadian maupun membutuhkan bantuan Polisi terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda saat ini. NOMOR TELPON KANTOR POLISI SEKTOR JAJARAN POLRESTABES SURABAYA 1. POLSEK BUBUTAN :  031-5342094 2. POLSEK BENOWO :  031-7404876 3. POLSEK DUKUH PAKIS :  031-5678145 4. POLSEK GAYUNGAN :  031-8292903 5. POLSEK GENTENG :  031-5341054 6. POLSEK GUBENG :  031-5042704 7. POLSEK JAMBANGAN :  031-8298603 8. POLSEK KARANG PILANG :  031-7663528 9. POLSEK LAKARSANTRI :  031-7413866 10. POLSEK MULYOREJO :  031-3896320 11. POLSEK PAKAL :  031-7402203 12. POLSEK RUNGKUT :  031-8700538 13. POLSEK SAWAHAN :  031-5341048

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i