Skip to main content

Polrestabes Surabaya Libatkan 3.000 Lebih Personil Gabungan Untuk Pengamanan Nataru

Surabaya – Menjelang perayaan hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Polrestabes Surabaya melibatkan 3.045 personil gabungan untuk melakukan pengamanan pada hari besar tersebut yang dikemas dengan Operasi Lilin Semeru 2021.

Operasi Lilin Semeru 2021 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai 02 Januari 2022. Selain melibatkan 3.045 personil gabungan, Polrestabes Surabaya turut serta menyediakan sarana prasarana lain untuk mendukung pengamanan, diantaranya akan di bangun 21 Pospam dan 1 Posyan, yang dapat ditambahkan sesuai dengan kebutuhan. 

Untuk kesiapan pengamanan selama Nataru Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A Yusep Gunawan S.H., S.I.K., M.H., M.Han. melakukan pengecekan kesiapan dan kelayakan pakai kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat dan sarana prasarana lainnya yang akan dibutuhkan pada saat bertugas, dilapangan utama Polrestabes Surabaya, Selasa (21/12/2021).

"Dengan adanya pengecekan kendaraan ini kami berharap bahwa saat pelaksanaan PAM Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 anggota kami dapat bekerja lebih produktif dan bila dibutuhkan oleh masyarakat kita dapat terdukung oleh sarana yang baik" Ujar Kombes Pol A Yusep Gunawan 

Beliau juga mengatakan selama Operasi Lilin Semeru 2021 pihak Kepolisian bersama Stack Holder terkait akan mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak mengunjungi keramaian dan tetap disiplin protokol kesehatan guna mewaspadai adanya gelombang IV Virus Covid-19 Varian Omnicorn. 

" Dimohon masyarakat Surabaya pada pelaksanaan nya khususnya Tahun Baru untuk tidak mengunjungi tempat – tempat keramaian" Pungkas Kombes Pol A Yusep Gunawan.

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Nomor Telpon Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya

Surabaya, 22/09/17 : Butuh Bantuan Polisi? Hubungi Call Center Bebas Pulsa  112  yang akan terhubung langsung dengan Commad Center Kota Surabaya . Mengingat banyaknya laporan setiap harinya, terkadang anda kesulitan masuk line telpon nomor diatas. Berikut ini kami sampaikan Nomor Telpon dari 23 Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya yang dapat membantu anda melaporkan setiap kejadian maupun membutuhkan bantuan Polisi terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda saat ini. NOMOR TELPON KANTOR POLISI SEKTOR JAJARAN POLRESTABES SURABAYA 1. POLSEK BUBUTAN :  031-5342094 2. POLSEK BENOWO :  031-7404876 3. POLSEK DUKUH PAKIS :  031-5678145 4. POLSEK GAYUNGAN :  031-8292903 5. POLSEK GENTENG :  031-5341054 6. POLSEK GUBENG :  031-5042704 7. POLSEK JAMBANGAN :  031-8298603 8. POLSEK KARANG PILANG :  031-7663528 9. POLSEK LAKARSANTRI :  031-7413866 10. POLSEK MULYOREJO :  031-3896320 11. POLSEK PAKAL :  031-7402203 12. POLSEK RUNGKUT :  031-8700538 13. POLSEK SAWAHAN :  031-5341048

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i