Skip to main content

Tanggap Bencana, Polres Madiun Bantu Masyarakat Terdampak Tanah Longsor

MADIUN – Tanah longsor akibat curah hujan di wilayah Kabupaten Madiun sempat mengakibatkan tanah longsor di beberapa wilayah termasuk di Dsn. Gosong Ds. Durenan Kec. Gemarang Kab. Madiun.

Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo yang menerima laporan adanya bencana tersebut segera merespon dengan menggerakan personel yang ada ada di wilayah terdampak untuk koordinasi dengan pihak BPBD mengumpulkan data dan evakuasi.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Wakapolsek Gemarang, Iptu Totok Hariyanto saat melaksanakan kerja bakti bersama anggotanya membantu masyarakat membersihkan material longsoran di Dsn. Gosong Ds. Durenan Kec. Gemarang Kab. Madiun, Kamis (10/3/2022).

Totok hariyanto menjelaskan bahwa hujan deras kemarin sore mengakibatkan terjadinya tanah longsor sehingga menutup badan jalan Desa Durenan menuju Desa Batok Kec. Gemarang Kab. Madiun.

"Perintah pimpinan agar kami evakuasi longsoran agar masyarakat dari Ds. Durenan yang mau ke Ds. Batok ataupun sebaliknya bisa melewati jalan ini dengan lancar," ucapnya.

Iptu Totok menambahkan bahwa kerja bakti itu juga bertujuan untuk menjalin hubungan sinergitas serta wujud kepedulian Polri kepada masyarakat.

Tak hanya dari pihak Kepolisian, kerja bakti itu juga melibatkan anggota dari TNI, BPBD, serta Tagana Kab. Madiun. Sehingga kegiatan itu selesai dalam waktu yang singkat. 

“Ini sudah bagian dari tugas kami dan sudah biasa kami laksanakan,”pungkas Iptu Totok usai membersihkan longsoran yang menutup jalan desa tersebut. (**19/humas)

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Nomor Telpon Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya

Surabaya, 22/09/17 : Butuh Bantuan Polisi? Hubungi Call Center Bebas Pulsa  112  yang akan terhubung langsung dengan Commad Center Kota Surabaya . Mengingat banyaknya laporan setiap harinya, terkadang anda kesulitan masuk line telpon nomor diatas. Berikut ini kami sampaikan Nomor Telpon dari 23 Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya yang dapat membantu anda melaporkan setiap kejadian maupun membutuhkan bantuan Polisi terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda saat ini. NOMOR TELPON KANTOR POLISI SEKTOR JAJARAN POLRESTABES SURABAYA 1. POLSEK BUBUTAN :  031-5342094 2. POLSEK BENOWO :  031-7404876 3. POLSEK DUKUH PAKIS :  031-5678145 4. POLSEK GAYUNGAN :  031-8292903 5. POLSEK GENTENG :  031-5341054 6. POLSEK GUBENG :  031-5042704 7. POLSEK JAMBANGAN :  031-8298603 8. POLSEK KARANG PILANG :  031-7663528 9. POLSEK LAKARSANTRI :  031-7413866 10. POLSEK MULYOREJO :  031-3896320 11. POLSEK PAKAL :  031-7402203 12. POLSEK RUNGKUT :  031-8700538 13. POLSEK SAWAHAN :  031-5341048

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i