Skip to main content

Berbaur Dengan Mahasiswa, Kapolres Kediri Kawal Aksi Damai BEM Kediri

KEDIRI - Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho S.I.K., terjun langsung melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa di depan Gedung DPRD Kabupaten Kediri kemarin, Selasa (12/4/2022). 

AKBP Agung Setyo Nugroho bersama anggota mengawal aliansi massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa dengan humanis. 

"Kewajiban kami anggota Polri yaitu mengamankan dan memfasilitasi dialog terkait tuntutan dari mahasiswa sehingga aspirasinya benar-benar tersampaikan,“ ujar Kapolres Kediri.

Pengamanan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Kediri yang dilakukan oleh para mahasiswa, pihak Kepolisian menerjunkan 200 personil. 

Sesuai perintah dari Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, untuk pengamanan aksi unjuk rasa dengan mengedepankan pendekatan humanis.

"Kami dari Polri mengapresiasi kepada adik-adik mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya dengan damai dan tertib sehingga dapat terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,*ungkap AKBP Agung S.I.K.

Selain itu, Kapolres Kediri juga memberikan imbauan secara humanis agar tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat situasi pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Kami juga mengimbau adik-adik Mahasiswa untuk tetap memakai masker dan tidak berkerumun,” jelas Kapolres Kediri.

Sementara itu di cuaca terik panas matahari di bulan ramadan, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodik Purwanto menemui massa di depan kantor DPRD.

Tampak, Ketua DPRD Dodik Purwanto mengajak duduk bersama mengajak audiensi para mahasiswa bersama Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho S yang berbaur dengan parapeserta aksi damai tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi masih menyuarakan aspirasinya terkait mahalnya harga minyak goreng, penolakan penundaan Pemilu 2024, hingga mahalnya harga BBM Pertamax.

Usai menyampaikan aksi, para Mahsiswa ini pun membubarkan diri dengan tertib dan tetap dalam pengawalan aparat keamanan. (**19/hms)

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Nomor Telpon Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya

Surabaya, 22/09/17 : Butuh Bantuan Polisi? Hubungi Call Center Bebas Pulsa  112  yang akan terhubung langsung dengan Commad Center Kota Surabaya . Mengingat banyaknya laporan setiap harinya, terkadang anda kesulitan masuk line telpon nomor diatas. Berikut ini kami sampaikan Nomor Telpon dari 23 Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya yang dapat membantu anda melaporkan setiap kejadian maupun membutuhkan bantuan Polisi terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda saat ini. NOMOR TELPON KANTOR POLISI SEKTOR JAJARAN POLRESTABES SURABAYA 1. POLSEK BUBUTAN :  031-5342094 2. POLSEK BENOWO :  031-7404876 3. POLSEK DUKUH PAKIS :  031-5678145 4. POLSEK GAYUNGAN :  031-8292903 5. POLSEK GENTENG :  031-5341054 6. POLSEK GUBENG :  031-5042704 7. POLSEK JAMBANGAN :  031-8298603 8. POLSEK KARANG PILANG :  031-7663528 9. POLSEK LAKARSANTRI :  031-7413866 10. POLSEK MULYOREJO :  031-3896320 11. POLSEK PAKAL :  031-7402203 12. POLSEK RUNGKUT :  031-8700538 13. POLSEK SAWAHAN :  031-5341048

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i