Skip to main content

Waka Polda Jatim Ikuti Vaksinasi Massal Serentak Secara Virtual Melalui Zoom Meeting Bersama Wakapolri

MALANG, Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Kapolres serta Forkopimda Malang Kota, Kamis (7/4/2022) siang mengikuti Pelaksanaan Vaksinasi massal serentak di seluruh Polda/ Polres yang dipantau oleh Waka Polri secara Virtual Melalui Zoom Meeting. Yang dilaksanakan di Polkesma, Jalan Simpang Ijen Kota Malang.

Usai mengikuti vaksinasi massal secara virtual dengan Wakapolri. Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, menjelaskan, bahwa di Malang Kota untuk Vaksin pertama belum memenuhi target, vaksin kedua khususnya lansia juga belum memenuhi target. Demikian vaksin ketiga atau Booster.

"Tujuannya diharapkan untuk bisa melindungi masyarakat atau terjadi kekebalan imun masyarakat, yang tak lain adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Kamis (7/4/2022) usai ikuti Vaksinasi serentak di Polkesma.

"Yang saya tekankan disini adalah, pertama disini ada kampus dan untuk itu nanti forkopimda yang ada di malang bisa melaksanakan percepatan disana. Selain itu juga ada ponpes dan yang disana pasti pulang," tambahnya.

Selain itu adanya kegiatan di Pulkesma hari ini dari daftar online mencapai 700 pendaftar, dan dari pendaftar online tersebut juga ada di PeduliLindungi. Sehingga sistem sudah jalan, tinggal bagaimana kita pompa terus sehingga masyarakat merasa ada yang melayani.

"Sehingga apa yang diinginkan percepatan vaksinasi booster capaian 30 persen insya allah bisa tercapai. Kalau kita bicara malang saat ini sudah 27 persen tinggal 3 persen," pungkasnya.

Kami ingatkan kepada masyarakat bahwa Covid-19 belum selesai, Covid masih ada sehingga masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) tetap jaga jarak, hindari kerumunan dan tetap memakai masker.

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Nomor Telpon Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya

Surabaya, 22/09/17 : Butuh Bantuan Polisi? Hubungi Call Center Bebas Pulsa  112  yang akan terhubung langsung dengan Commad Center Kota Surabaya . Mengingat banyaknya laporan setiap harinya, terkadang anda kesulitan masuk line telpon nomor diatas. Berikut ini kami sampaikan Nomor Telpon dari 23 Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya yang dapat membantu anda melaporkan setiap kejadian maupun membutuhkan bantuan Polisi terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda saat ini. NOMOR TELPON KANTOR POLISI SEKTOR JAJARAN POLRESTABES SURABAYA 1. POLSEK BUBUTAN :  031-5342094 2. POLSEK BENOWO :  031-7404876 3. POLSEK DUKUH PAKIS :  031-5678145 4. POLSEK GAYUNGAN :  031-8292903 5. POLSEK GENTENG :  031-5341054 6. POLSEK GUBENG :  031-5042704 7. POLSEK JAMBANGAN :  031-8298603 8. POLSEK KARANG PILANG :  031-7663528 9. POLSEK LAKARSANTRI :  031-7413866 10. POLSEK MULYOREJO :  031-3896320 11. POLSEK PAKAL :  031-7402203 12. POLSEK RUNGKUT :  031-8700538 13. POLSEK SAWAHAN :  031-5341048

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i