Skip to main content

Kementerian PANRB Apresiasi Layanan Ramah Kelompok Rentan Polresta Sidoarjo

*SIDOARJO* - Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, Kamis (1/9/2022), melakukan kunjungan kerja ke Polresta Sidoarjo.

Layanan publik yang ditinjau Deputi Bidang Yanlik Kemenpan RB Diah Natalisa didampingi Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, layanan vaksinasi Covid-19 dan SKCK Keliling Online di Pos Polisi Taman Pinang Indah, kemudian peninjauan dilanjutkan di Mall Mini Pelayanan Polri (MMPP) Polresta Sidoarjo.

Di MMPP Polresta Sidoarjo, Diah Natalisa mengapresiasi upaya perbaikan maupun peningkatan layanan publik yang dilakukan Kapolresta Sidoarjo beserta anggota dan jajarannya dari tahun ke tahun. 

Karenanya, Kemenpan RB mengapresiasi layanan publik Polresta Sidoarjo, dalam kompetisi inovasi pelayanan publik yang diadakan setiap tahun. Yakni melalui layanan SKCK Online dan SKCK Keliling Online.

“Selalu ada terobosan inovasi pelayanan publik yang dilakukan Polresta Sidoarjo. Seperti halnya di Mall Mini Pelayanan Polri ini. Sarana prasarana begitu lengkap untuk masyarakat, termasuk yang kini kami lakukan adalah pemenuhan sarana prasarana ramah bagi kelompok rentan. Di MMPP Polresta Sidoarjo sejumlah fasilitas bagi kelompok rentan sudah diterapkan,” papar Diah Natalisa.

Mulai tahun 2022, Kemenpan RB juga akan melakukan evaluasi serta penilaian pada Lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah dan kelompok khusus se-Indonesia yang memperhatikan tempat layanan publiknya, sebagai sarpras ramah bagi kelompok rentan. Salah satunya yang menjadi role model adalah MMPP Polresta Sidoarjo. 

“Semoga segala upaya dan layanan publik yang ada di MMPP Polresta Sidoarjo, kelak dapat di replikasi bagi layanan Polri lainnya bahkan unit-unit pelayanan publik se-Indonesia. Karena integrasi layanan di satu tempat merupakan yang jadi perhatian Kementerian PANRB,” lanjutnya. (hms)

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

Surabaya, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE). Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).  Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme. Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor. "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk meme

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i