Skip to main content

Posts

Ketua Laskar Aswaja Kota Malang: Kita Serahkan Proses Hukum Ini ke Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum

Recent posts

Habib Hasan Bin Syekh Abu Bakar Salim: Musibah Ini Diluar Dugaan Siapapun, Jangan Saling Menyalahkan

MALANG,- Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten malang. Yang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu, Polri terus mendapatkan dukungan untuk mengusut tuntas atas peristiwa tersebut. Selain itu, doa bersama juga dilaksanakan oleh berbagai elemen masyarakat tak terkecuali dari Habib Hasan Bin Syekh Abu Bakar Salim, Malang Kota, doa bersama untuk kesembuhan korban yang saat ini sedang dirawat di beberapa Rumah Sakit di Malang. Musibah ini diluar dugaan siapapun, kita harus selalu berdoa, kita jangan saling menyalahkan apalagi yang tidak tau yang tidak hadir disana dan tidak ada disana tidak usah ikut komentar. "Saya yakin aparat pun tidak ada niatan seperti itu, jadi Husnudzon lah pada kejadian ini, ini murni musibah. Mudah mudahan dibalik musibah ini Allah memberi hikmah yang luar biasa," kata Habib Hasan Bin Syekh Abu Bakar Salim, dalam doanya. Semoga saudara saudara kita yang tertimpa musibah yang mungkin anaknya keluarganya ada yang meninggal mudah mudahan diberi keta

Pengasuh Pengasuh Pondok Qodiriyah: Jangan Saling Menyalahkan Semoga Menjadi Malang yang Baru

MALANG,- Pasca terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sampai saat ini pihak kepolisian terus melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan. Polisi juga telah melakukan pemanggilan beberapa saksi dan juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, Kapolri maupun Kapolda Jawa Timur, turut serta mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban. Serta mendatangi keluarga korban dan memberikan santunan kepada keluarga korban. Polisi terus melakukan upaya pengungkapan atas peristiwa ini, selain itu juga mendapat dukungan dari semua pihak dalam mengungkap fakta fakta yang terjadi di lapangan. Seperti yang disampaikan Gus Agung Ibnu Sulaiman pengasuh pondok Qodiriyah Sulaimaniyah, menyatakan, dengan adanya cobaan dari Allah untuk warga malang wabil khususnya di stadion kanjuruhan nanti kita bisa ambil kesimpulan ambil sikap bahwa dari hal itu kita tidak bisa saling menyalahkan orang lain karena itu sudah takdir. "Kedua teruntuk dan bagi para korban semoga mendapa

Pacar Kiper Arema FC Adilson Maringa Ungkap Sang Kekasih Dipukul Diperut oleh Aremania

Pacar kiper Arema FC Adilson Maringa, Tiphaine Poulon akhirnya buka suara terkait pemukulan yang dialami kekasihnya setelah laga Arema menjamu Persebaya, pada Kamis (1/10/2022) di stadion Kanjuruhan.  Tiphaine Poulon membenarkan informasi adanya kekerasan yang dilakukan Aremania terhadap pemain Arema FC. Kiper Adilson Maringa disebutnya, mendapatkan pukulan di bagian perut dan makian yang diduga dilakukan Aremania. Tiphaine Poulon mengatakan, kekerasan itu diterima kekasihnya Adilson Maringa usai pertandingan di Stadion Kanjuruhan yang berakhir tragedi. Kesaksian Tiphaine Poulon itu diungkapkan di story Tiktoknya Tiphaine pada Senin (3/10/2022). Story Tiphaine kemudian viral di twitter. Dari kesaksiannya Tiphaine Poulon mengatakan bahwa saat itu kekasihnya Adilson Maringa mau meminta maaf kepada suporter karena kalah 2-3 oleh Persebaya Surabaya dalam pertandingan Liga 1. Saat itu, tim sudah mulai mundur masuk ke ruang ganti pemain. Namun, ketika itu kiper andalan Arema FC i

35 Saksi dari Internal Maupun Eksternal Telah Diperiksa Dalam Kasus Kanjuruhan

Sebanyak 35 saksi telah di periksa oleh penyidik, baik dari internal atau anggota Polri maupun dari eksternal yang diduga terlibat dalam peristiwa di stadion Kanjuruhan. Hal ini disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (5/10/2022), di Mapolres Malang.  Kadiv Humas Polri mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam rapat tersebut tim Investigasi menyampaikan terkait progress yang sudah dicapai. Antara lain adalah yang pertama tim audit investigasi dari Irwasum maupun propam.  "Saat ini dari Irwasum maupun Propam sudah melakukan pemeriksaan terhadap 31 anggota Polri. Dari 31 anggota Polri tersebut, belum selesai dilanjutkan juga pemeriksaan pada malam hari ini karena sesuai dengan arahan bapak Kapolri, ada beberapa hal yang harus betul-betul didalami," paparnya Lanjut Irjen Pol Dedi menjelaskan, dalam penanganan kasus ini diperlukan keteli

Dirlantas Polda Jatim Takziah ke Rumah Duka Korban Insiden Kanjuruhan

MALANG,- Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin, didampingi staf Ditlantas Polda Jatim, staf Biro SDM Polda Jatim, staf Polresta Malang Kota dan Kapolsek Klojen. Melaksanakan takziah ke rumah duka korban insiden Stadion Kanjuruhan, Malang. "Ini merupakan atensi dari Bapak Kapolda Jatim untuk bertakziah dan bersilahturahmi dengan keluarga korban sebagai bentuk empati, ikut berbelasungkawa dan sekaligus menyampaikan permohonan maaf dari kami atas musibah yang sama-sama tidak kita inginkan," kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Taslim saat berada di rumah duka keluarga almarhum Dhafa warga J alan Aris Munandar, Klojen, Rabu (5/10/2022). Alumni Akpol 94 ini menambahkan, kapolda jatim Irjen Pol Nico Afinta, juga secara langsung melakukan takziah ke beberapa keluarga korban. "Bapak kapolda juga sudah melakukan takziah dan saat ini kami mewakili beliau," tambahnya. Saat tiba dikediaman keluarga almarhum Dhafa, dirlantas disambut kedua ora

Cerita Marselino Ferdinan Lihat Kerusuhan Kanjuruhan dari Dalam Barakuda

Surabaya - Usai pertandingan Arema FC vs Persebaya, pemain Persebaya langsung masuk mobil barakuda yang mengangkut para pemain. Para pemain Persebaya sempat tertahan dan melihat kerusuhan tersebut. Momen itu diceritakan oleh Marselino Ferdinan. Secara singkat Marselino menceritakan kesaksiannya saat mengalami peristiwa itu. "Secara singkat habis pertandingan selesai peluit akhir langsung masuk locker room, kita lari, kita langsung cepat-cepat ganti baju, ganti pakaian. Setelah itu kita langsung lari ke barakuda," kata Marselino kepada wartawan usai doa bersama di Balai Kota, Selasa (4/10/2022). Saat sudah keluar dari stadion dan berada di dalam barakuda, kata Marselino, barakuda justru tak bisa berjalan. Sebab mobil panser yang mengangkut pemain persebaya dan patwal diblokade oleh Aremania. "Habis itu kita diblokade, gak bisa keluar sama Aremania. Jadi, kita menunggu di sana sekitar dua jam semuanya. Baru kita bisa keluar dari stadion tersebut," cerita M