Skip to main content

Sejumlah PJU dan anggota Polrestabes Surabaya serta Polsek Jajaran mendapat Kenaikan Pangkat

Surabaya - Kapolrestabes Surabaya melantik 302 personelnya yang mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, terdiri Perwira Menengah , Perwira Pertama hingga Bintara.

Menariknya dari beberapa Pamen diatas sebagian Besar Pejabat Utama Polrestabes Surabaya antara lain , Kabag Ops, Kasat Samapta, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba serta Kabagren dan Kabag Log. Selain itu juga ada Kasat Tahti, KSPKT dan Kapolsek serta beberapa Perwira lainnya dari AKP ke Kompol. 

Dua diantara perwira menengah yang mendapat kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi adalah Kasat Reskrim dan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Semula, dua kepala satuan itu berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) dan sekarang resmi menyandang pangkat baru sebagai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mirzal Maulana dan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Daniel S Marunduri.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, menyebut, kenaikan pangkat adalah hak personel yang memiliki dedikasi dan prestasi dalam pengabdian sebagai anggota Bhayangkara.

Kombes Pol Yusep memberikan apresiasi kepada ibu Bhayangkari yang menjadi salah satu kekuatan setiap personel Polri dalam tugas.

"Kenaikan pangkat ini adalah wujud reward dan hak dasar anggota Polri. Tentu tidak bisa lepas dari peran ibu Bhayangkari yang support para suaminya hingga menjadi personel Polri yang tangguh dalam tugas dan pengabdian. Jadi terimakasih buat Ibu Bhayangkari," sebut Kombes Pol Yusep, Senin (3/12/2021).

Perwira tiga melati yang juga mantan Dirkrimsus Polda Jatim ini memberikan arahan untuk para personel yang telah resmi naik pangkat setingkat lebih tinggi agar tetap profesional dalam menjalankan tugas, terutama dalam melayani masyarakat.

"Tantangan bagi kita adalah masyarakat yang merindukan sosok Polri  baik dan benar dilandasi dengan Keimanan, Kemauan dan Pengetahuan sesuai arahan Kapolda Jatim," imbuhnya.

"Diharapkan di tahun 2022 untuk meningkatkan semangat dan Integritas, pererat kebersamaan, saling menghormati serta tidak ada personel yang melakukan pelanggaran," tandasnya.

Selain itu Kombes Pol A.Yusep juga berpesan untuk saling menghargai, menghormati, dan saling membantu. Karena tidak ada yang paling hebat diantara itu, sisanya menjalankan tugas dengan baik dan jangan ragu. Itu adalah bentuk kewenangan yang cukup kuat untuk membantu masyarakat.

Lanjut, Kapolrestabes akan selalu siap membantu apabila rekan-rekan Polri mendapat permasalahan. Beliau akan selalu berupaya melakukan apapun bahkan melebihi batas kemampuan demi menjaga nama baik Anggota Polri Organisasi Kepolisian ini. 

“Jadi saya sangat sangat mencintai anggota saya dan jangan ragukan saya, apabila rekan-rekan butuh bantuan saya akan melakukan apapun yang harus saya lakukan bahkan melebihi batas kemampuan” Pungkas Kombes Pol A.Yusep.(F*humas)

Baca Juga berita Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan SH., S.I.K., M.H,. M.Han. menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita laksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo,” ujar Kombes Pol Yusep Gunawan, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.***humas

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

Surabaya, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE). Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).  Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme. Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor. "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk meme

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i