Skip to main content

DINYATAKAN SEMBUH ODGJ DIBERI SEPASANG KAMBING OLEH KAPOLRES MADIUN

MADIUN - Masih ingat kan, dengan program Kapolres Madiun, yang mana dalam program tersebut Polres Madiun membantu kesembuhan para Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kab. Madiun dengan mengirimnya berobat ke RSJ Menur Surabaya?

Saat ini para ODGJ yang dirujuk oleh Polres Madiun ke RSJ Menur Surabaya, yakni Darno warga Desa Pacinan Kec. Balerejo dan Tasemin warga Desa Candimulyo Kec. Dolopo,kemarin sore,Jumat (25/2/22) telah dinyatakan sembuh dan bisa untuk dibawa pulang.

Kepulangan para mantan ODGJ ini langsung disambut Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo di Tribun Lalulintas Polres Madiun.

Bukan hanya itu saja, menindak lanjuti Program Polres Madiun Peduli para mantan ODGJ ini juga diberi bantuan oleh Kapolres Madiun masing-masing dua ekor kambing.

“Bantuan kami untuk saudara – saudara kita yang sudah sembuh dari sakit ini nantinya dapat menambah kegiatan dan kesibukan serta melatih untuk berternak hewan,” kata AKBP Anton.

Kapolres Madiun sangat bersyukur bawasanya keduanya ( ODGJ yang pernah dirujuk oleh Polres Madiun ke RSJ Menur Surabaya ) telah jauh lebih baik dan mengalami peningkatan dalam segi komunikasi dan bersosialiasi.

"Alhamdulillah keduanya sekarang dalam keadaan yang jauh lebih baik dari sebelumnya," tutur Kapolres Madiun.

Selain itu, Kapolres Madiun juga menyerahkan masing-masing dua ekor kambing untuk kedua mantan ODGJ tersebut. Kapolres Madiun berharap dengan memelihara kambing, 

"Semoga niat baik Polres Madiun ini, bisa membawa manfaat dan berkah buat yang bersangkuatan serta dapat kembali bersosialisasi di masyarakat,"ungkap Kapolres Madiun.

Kapolres Madiun juga berpesan kepada masyarakat Kabupaten Madiun, jika menemukan atau dilingkungannya terdapat warga ODGJ untuk menjaga dan menghormati seperti pada umumnya. 

“Jika sudah dinilai mengkhawatirkan, Kapolres Madiun berharap dapat melaporkannya baik ke Polsek terdekat maupun ke Polres Madiun untuk nantinya dikirim ke Rumah sakit jiwa,”pungkas AKBP Anton.

Sementara itu Kepala Desa Candimulyo, Elly mengucapkan terima kasih atas bantuan dan inisiatif Kapolres Madiun yang membantu warga desanya yang mengalami gangguan jiwa. 

Ia berharap mantan ODGJ tersebut dapat kembali sembuh dan bisa bersosialisasi dimasyarakat.

"Saya berharap pak Tasemin sehat terus dan terima kasih atas bantuan kambing semoga bermanfaat bagi keluarga pak tasemin," ungkap Kepala Desa Candimulyo. (***)

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

Surabaya, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE). Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).  Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme. Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor. "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk meme

Ketua KNPI Apresiasi Polri Dalam Penetapan Tersangka Ujaran Kebencian Ferdinand Hutahaean

Tindakan tegas Bareskrim Polri atas penetapan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA dalam cuitan “Allahmu Lemah”, mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama.  Ia yang melaporkan Ferdinand ke Bareskrim Polri pun mengajak masyarakat untuk menggaungkan tagar #TidakPercumaLaporPolisi setelah penetapan tersangka itu.  “Mari gaungkan #TidakPercumaLaporPolisi,” kata Haris dalam unggahan di Twitternya, Senin (10/1/2022).  Menurut Haris, Keadilan yang diberikan Polri, sangat sesuai dengan transformasi Polri yang Presisi dengan ditunjukkan melalui penanganan kasus yang cukup cepat dan tegas ketika terdapat kasus ujaran kebencian yang bisa membuat perpecahan, hingga meruntuhkan kesatuan dan persatuan antar masyarakat.  “Keadilan dan kebenaran sudah mulai tegak kembali #TidakPercumaLaporPolisi,” ujar Haris.  Haris juga mengimbau agar masyarakat Indonesia tak mudah terprovokasi, sehingga tid