Skip to main content

Forkopimda Jatim Dampingi Kapolri Cek Vaksinasi di Pamekasan

Forkopimda Jawa Timur dampingi kunjungan kerja Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Pamekasan, Madura. Sabtu (19/2/2022). 

Dalam kunjungan kerja kali ini di jawa timur Kapolri didampingi oleh pejabat mabes polri antara lain Asops Kapolri Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, Aslog Kapolri Irjen Pol R.P Argo Yuwono, Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, Kadiv TIK Polri Irjen Pol Slamet Uliandi, Kapusdokkes Polri Irjen Pol Dr. dr. Rusdianto dan Karobinkar Ssdm Polri Brigjen Pol. Ribut Hari Wibowo.

Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Kadinkes Prov Jatim yang mewakili Gubernur Jatim serta Forkopimda Kabupaten Pamekasan mendampingi kunjungan Kapolri di Pamekasan, dalam melakukan pengecekan Vaksinasi kepada lansia, anak anak dan dewasa di Bakorwil Pamekasan, mulai dari tahapan Screening, Pendaftaran, Vaksinasi dan Observasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sementara, untuk kegiatan akselerasi vaksinasi di Bakorwil Pamekasan, total target vaksinasi adalah 2.451 Dosis, dengan rincian masyarakat umum dan rentan sebanyak 1351 Dosis, remaja 600 Dosis, dan Anak 500 Dosis.

Gelaran vaksinasi di Bakorwil Pamekasan ini juga dibantu 95 tenaga kesehatan gabungan dari TNI-Polri, dan Dinas Kesehatan serta Relawan. 

Usai melakukan pengecekan vaksinasi, Kapolri bersama rombongan juga memberikan bantuan bermacam paket, sebanyak 3.611 paket, diataranya 2015 paket berisi sembako, 1.276 kantong beras 5 Kg dan 320 paket bingkisan untuk anak. Selain itu, Akselerasi Vaksinasi Kapolri juga memberikan hadiah doorprise 4 Unit Motor untuk peserta vaksin di Pamekasan, Madura. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga secara virtual menyapa Polda dan Polres jajaran se-Indonesia, yang juga melakukan vaksinasi serentak di wilayah masing-masing. 

Dalam kunjungannya di Pamekasan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapat surprise, karena ada beberapa kyai yang belum melakukan vaksinasi dan hari ini Kapolri dikejutkan beberapa kyai yang melakukan vaksinasi tahap pertama, dan disaksikan secara langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

"Alhamdulillah hari ini saya hadir langsung di Bakorwil Pamekasan, untuk melihat secara langsung kegiatan vaksinasi, dan alhamdulillah hari ini saya mendapatkan surprise, karena hari ini saya mendapat kejutan untuk menyaksikan langsung beberapa kyai yang baru melaksanakan vaksinasi pertama, kedua dan booster, dan tentunya ini menjadi penyemangat bagi kita," jelasnya usai melakukan pengecekan vaksinasi di Bakorwil Pamekasan. 

Artinya dengan progres ini, dengan semangat tokoh-tokoh yang ada dan didukung oleh seluruh masyarakat, harapan saya untuk pencapaian vaksinasi di hari-hari mendatang akan menjadi jauh lebih baik, dan saya optimis bahwa di wilayah Pamekasan, dan sekitarnya, Bangkalan, Sumenep juga tentunya akan mencapai angka-angka yang kita harapkan. Ini semua kita lakukan untuk meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat dari varian baru Omicron khususnya bagi masyarakat lansia," pungkasnya Kapolri.

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

Surabaya, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE). Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).  Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme. Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor. "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk meme

Ketua KNPI Apresiasi Polri Dalam Penetapan Tersangka Ujaran Kebencian Ferdinand Hutahaean

Tindakan tegas Bareskrim Polri atas penetapan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA dalam cuitan “Allahmu Lemah”, mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama.  Ia yang melaporkan Ferdinand ke Bareskrim Polri pun mengajak masyarakat untuk menggaungkan tagar #TidakPercumaLaporPolisi setelah penetapan tersangka itu.  “Mari gaungkan #TidakPercumaLaporPolisi,” kata Haris dalam unggahan di Twitternya, Senin (10/1/2022).  Menurut Haris, Keadilan yang diberikan Polri, sangat sesuai dengan transformasi Polri yang Presisi dengan ditunjukkan melalui penanganan kasus yang cukup cepat dan tegas ketika terdapat kasus ujaran kebencian yang bisa membuat perpecahan, hingga meruntuhkan kesatuan dan persatuan antar masyarakat.  “Keadilan dan kebenaran sudah mulai tegak kembali #TidakPercumaLaporPolisi,” ujar Haris.  Haris juga mengimbau agar masyarakat Indonesia tak mudah terprovokasi, sehingga tid