Skip to main content

Dirlantas Polda Jatim Cek Jalur Mudik Perbatasan Jawa Timur

Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Latief Usman bersama pejabat Dit Lantas Polda Jatim melakukan pemantauan kesiapan Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pengamanan (Pos Pam) di perbatasan atau pintu masuk Jawa Timur, pada Minggu (24/4/2022). Dalam rangka kesiapan Ops Ketupat Semeru 2022.

Kombes Pol Latief menyampaikan bahwa untuk menyambut arus mudik maupun balik Lebaran maka jalur-jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas di Lamongan yang dilalui oleh pemudik perlu disiapkan dengan matang.

“Jalur-jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas di Lamongan yang dilalui pemudik ini perlu disiapkan secara matang untuk mengurangi kemacetan saat arus mudik maupun arus balik lebaran,” katanya. 

Lebih lanjut, Kombes Latief menjelaskan, pengecekan ini dilakukan melalui Elektronik Tactical Map Game (E-TMG). Selain itu, ia juga memberikan saran dan masukan kepada jajaran personel Satlantas Polres Lamongan agar mengikuti petunjuk pimpinan terkait tindakan Represif Edukatif kepada masyarakat.

“Tindakan Represif Edukatif kepada masyarakat diatur menggunakan Janur Kuning, dan optimalisasi penindakannya menggunakan ETLE maupun ETLE Mobile/ Incar, serta Pos Pelayanan untuk masyarakat pemudik ini haruslah nyaman dan aman dengan inovasi-inovasi pelayanan prima,” terangnya.

"Memastikan seluruh masyarakat yang akan memasuki Rest Area atau mendekati Pos Pam dan Pos Yan akan mendapat pemberitahuan bahwa ada Layanan Vaksinasi di Pos Yan Pam atau Yan tersebut," lanjut Dirlantas Polda Jatim 

Kombes Pol Latif mengimbau masyarakat tidak mudik pada hari-hari mendekati lebaran agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Kita lakukan pengecekan, untuk antisipasi betul Mudik lebaran. Alhamdulilah kita lihat bersama sama pos pos pelayanan dan pengamanan sudah siap dan diharapkan masyarakat pemudik bisa mulai mudik sekarang, tidak pada nanti mulai tanggal 28 April," jelas Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman di Pos Yan Bojonegoro dengan didampingi Kapolres Bojonegoro Akbp Muhammad.

Selain di Jalur Pantura, Dirlantas Polda Jatim juga melakukan pengecekan di pintu masuk Jawa Timur, yakni di pelabuhan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang Banyuwangi. 

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Latif Usman mengatakan, situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi terpantau normal dan lancar terkendali. 

"Arus lalulintas di depan pelabuhan ASDP Ketapang cukup ramai namun masih tetap lancar terkendali.Tidak terjadi penumpukan arus penyebrangan di pintu masuk pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi," paparnya.

"Sampai dengan saat ini belum ada lonjakan arus lalulintas yang signifikan menuju Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, seluruh kendaraan yang masuk terpantau normal dan lancar ke dermaga yang beroperasional," pungkasnya Kombes Pol Latif Usama usai melakukan pengecekan jalur mudik di Pintu Perbatasan Jawa Timur. 

Perlu diketahui, dari hasil pantauan Dirlantas Polda Jatim, dinamika arus mudik lebaran 2022 baik jalur arteri dan jalur tol wilayah Jawa Timur sampai dengan hari ini Minggu (24/4/2022), belum terjadi lonjakan arus mudik. Arus lalu lintas berjalan lancar tanpa hambatan sedikitpun.

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

Surabaya, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE). Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).  Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme. Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor. "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk meme

Ketua KNPI Apresiasi Polri Dalam Penetapan Tersangka Ujaran Kebencian Ferdinand Hutahaean

Tindakan tegas Bareskrim Polri atas penetapan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA dalam cuitan “Allahmu Lemah”, mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama.  Ia yang melaporkan Ferdinand ke Bareskrim Polri pun mengajak masyarakat untuk menggaungkan tagar #TidakPercumaLaporPolisi setelah penetapan tersangka itu.  “Mari gaungkan #TidakPercumaLaporPolisi,” kata Haris dalam unggahan di Twitternya, Senin (10/1/2022).  Menurut Haris, Keadilan yang diberikan Polri, sangat sesuai dengan transformasi Polri yang Presisi dengan ditunjukkan melalui penanganan kasus yang cukup cepat dan tegas ketika terdapat kasus ujaran kebencian yang bisa membuat perpecahan, hingga meruntuhkan kesatuan dan persatuan antar masyarakat.  “Keadilan dan kebenaran sudah mulai tegak kembali #TidakPercumaLaporPolisi,” ujar Haris.  Haris juga mengimbau agar masyarakat Indonesia tak mudah terprovokasi, sehingga tid