Skip to main content

Berhasil Mengungkap Kasus,Wujud Nyata Polres Madiun Pelihara Kamtibmas

MADIUN – Jajaran Kepolisian Resor Madiun terus berupaya mewujudkan jaminan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat khususnya di Kabupaten Madiun Jawa Timur.

Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Polres Madiun berhasil mengungkap beberapa kasus tindak kejahatan dalam Operasi Pekat Semeru 2022.

Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo melalui Kasi Humas Polres Madiun Iptu Jumadi dalam press release mengatakan kasus yang berhasil diungkap selama Operasi Pekat Semeru 2022 kali ini antara lain narkoba, pornografi, prostitusi, perjudian, dan miras.

”Ada tujuh kasus yang berhasil kami ungkap dalam Operasi Pekat Semeru 2022 kali ini,”ungkap Kasi Humas Polres Madiun kemarin, di Aula Joglo Polres Madiun Senin (30/5/22)

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Riyan Wira Raja Pratama menjelaskan rincian tujuh kasus yang berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Madiun yakni satu perkara pornografi, tiga perkara pejudian berjenis togel, dua perkara prostitusi, dan satu perkara terkait miras.

“Untuk pornografi pada akhir bulan April videonya sempat viral di media sosial, sekarang kami sudah mengamanakan pelakunya tersebut dan sudah kami lakukan penahanan,” kata AKP Riyan.


Sedangkan terkait kasus narkoba,Kasat Narkoba AKP Rudi Darmawan menjelaskan Sat Narkoba berhasil mengamankan 3 tersangka dengan barang bukti 1.320 butir pil jenis LL dan 1,02 gram sabu.

“Dalam sepekan ini kami mengamankan tiga tersangka, semuanya kami kenakan undang-undang kesehatan dan undang-undang terkait narkoba,” jelas Rudi.

Menutup press release yang digelar oleh Polres Madiun ini Kasi Humas Polres Madiun Iptu Jumadi meneruskan pesan dari Kapolres Madiun berharap kepada masyarakat untuk bersama – sama meciptakan dan menjaga kamtibmas.

“Kerjasama masyarakat dalam mewujudkan Kamtibmas di Madiun sangat kami harapkan,”pungkas Kasi Humas Polres Madiun. (**19/hms).

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Nomor Telpon Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya

Surabaya, 22/09/17 : Butuh Bantuan Polisi? Hubungi Call Center Bebas Pulsa  112  yang akan terhubung langsung dengan Commad Center Kota Surabaya . Mengingat banyaknya laporan setiap harinya, terkadang anda kesulitan masuk line telpon nomor diatas. Berikut ini kami sampaikan Nomor Telpon dari 23 Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya yang dapat membantu anda melaporkan setiap kejadian maupun membutuhkan bantuan Polisi terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda saat ini. NOMOR TELPON KANTOR POLISI SEKTOR JAJARAN POLRESTABES SURABAYA 1. POLSEK BUBUTAN :  031-5342094 2. POLSEK BENOWO :  031-7404876 3. POLSEK DUKUH PAKIS :  031-5678145 4. POLSEK GAYUNGAN :  031-8292903 5. POLSEK GENTENG :  031-5341054 6. POLSEK GUBENG :  031-5042704 7. POLSEK JAMBANGAN :  031-8298603 8. POLSEK KARANG PILANG :  031-7663528 9. POLSEK LAKARSANTRI :  031-7413866 10. POLSEK MULYOREJO :  031-3896320 11. POLSEK PAKAL :  031-7402203 12. POLSEK RUNGKUT :  031-8700538 13. POLSEK SAWAHAN :  031-5341048

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i