Skip to main content

Polri Peduli, Mbah Karmaen Penderita Stroke Mendapat Bantuan Rehap Rumah dan Kursi Roda dari Polresta Mojokerto

MOJOKERTO KOTA – Melanjutkan atensi Kapolresta Mojokerto yang sebelumnya memberikan bansos berupa kursi roda dan sembako, Kapolsek Jetis Kompol Drs. Soegeng Prajitno merehab lantai rumah mbah Karmaen yang semula lantai dari tanah menjadi lantai semen.

Wujud empati dari anggota Polsek Jetis dengan merehab rumah milik Mbah Karmaen (78) yang menderita sakit stroke menahun di Dusun Mojogeneng, Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis ini adalah sebagian wujud nyata dari Polri Peduli.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan saat dikomfirmasi awak media di Polresta Mojokerto,Senin (14/3/22).

“Itu karena kami dari Polresta Mojokerto ini ingin mewujudkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kami meskipun tidak diminta,”ungkap AKBP Rofiq.

Kapolresta Mojokerto ini menambahkan bahwa tujuan pihaknya memberikan bantuan kursi roda hanyalah agar memudahkan Mbah Karmaen melakukan aktivitas sehari-hari di dalam rumah.

Sedangkan bantuan rehap rumah yang dilanjutkan oleh Kapolsek Jetis karena memang rumah Mbah Karmaen dianggap sudah tidak layak huni.

“Karena memang rumahnya sudah tidak layak huni,jadi kita bantu merehab,”pungkas Kapolresta Mojokerto.

Sementara itu di tempat terpisah,Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto yang mendapat laporan kegiatan dari Polres jajarannya membenarkan adanya kegiatan tersebut.

“Iya benar,kami sudah mendapat laporan kegiatan Polres Mojokerto Kota dan itu memang sudah menjadi bagian dari tugas Polri dalam hal ini Polda jatim dan jajarannya,”kata Kombes Dirmanto di Balai Wartawan Bid Humas Polda Jatim.

Menurut informasi yang diterima Kombes Dirmanto, Mbah Karmaen merupakan warga penyandang disabilitas tidak bisa berjalan secara normal karena sakit stroke yang dideritanya sejak 2 tahun yang lalu. 

“Mbah Karmaen ini sudah lansia dan penyandang disabilitas,jadi wajar jika kita bantu,”pungkas Kombes Dirmanto. (**19/MK/Hms)

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Nomor Telpon Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya

Surabaya, 22/09/17 : Butuh Bantuan Polisi? Hubungi Call Center Bebas Pulsa  112  yang akan terhubung langsung dengan Commad Center Kota Surabaya . Mengingat banyaknya laporan setiap harinya, terkadang anda kesulitan masuk line telpon nomor diatas. Berikut ini kami sampaikan Nomor Telpon dari 23 Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya yang dapat membantu anda melaporkan setiap kejadian maupun membutuhkan bantuan Polisi terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda saat ini. NOMOR TELPON KANTOR POLISI SEKTOR JAJARAN POLRESTABES SURABAYA 1. POLSEK BUBUTAN :  031-5342094 2. POLSEK BENOWO :  031-7404876 3. POLSEK DUKUH PAKIS :  031-5678145 4. POLSEK GAYUNGAN :  031-8292903 5. POLSEK GENTENG :  031-5341054 6. POLSEK GUBENG :  031-5042704 7. POLSEK JAMBANGAN :  031-8298603 8. POLSEK KARANG PILANG :  031-7663528 9. POLSEK LAKARSANTRI :  031-7413866 10. POLSEK MULYOREJO :  031-3896320 11. POLSEK PAKAL :  031-7402203 12. POLSEK RUNGKUT :  031-8700538 13. POLSEK SAWAHAN :  031-5341048

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i