Skip to main content

Pastikan Lolos Porprov Usai Menang Mutlak Lawan Pesaingnya

Tim Bola Voli Putra Kota Surabaya dipastikan lolos dan berhak mengikuti Kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)Jawa Timur VII. 

Kejuaraan tersebut akan dilaksanakan pada Juli mendatang. Langkah Tim Voli Putra ini dipastikan setelah menjadi juara grup pada Pra Porprov yang diadakan 20-25 Maret.  Kepastian ini setelah tim voli mengalahkan tiga lawannya digrup secara meyakinkan.

Dalam Pra Porprov ini Tim Voli Putra Surabaya menang 3-0 dari Kabupaten Batu, Pasuruan, dan Gresik. Ini membuat Tim Voli Putra yang dipimpin trio pelatih Ibarsyah Djanur, Suparlan, dan Yoga Tegar Sudjiwo mendapat nilai 9 atas kemenangan mutlak ini. 

"Alhamdulillah Tim Bola Voli Putra dipastikan lolos sebelum seluruh laga usai. Ini hasil yang positif," kata Kapolrestabes Surabaya sekaligus Ketua Umum PBVSI Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, kemarin (24/3).

Ia berharap pemain dan pelatih terus menuai hasil positif tidak hanya di Pra Porprov saja, melainkan nantinya saat Porprov Jatim mulai digelar. 

"Saya berterima kasih pada pemain dan pelatih yang sudah berjuang selama ini. Ini awal, berikan yang terbaik untuk Surabaya pada Porprov Jatim Juli nanti," tegasnya

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

Surabaya, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE). Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).  Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme. Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor. "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk meme

Ketua KNPI Apresiasi Polri Dalam Penetapan Tersangka Ujaran Kebencian Ferdinand Hutahaean

Tindakan tegas Bareskrim Polri atas penetapan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA dalam cuitan “Allahmu Lemah”, mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama.  Ia yang melaporkan Ferdinand ke Bareskrim Polri pun mengajak masyarakat untuk menggaungkan tagar #TidakPercumaLaporPolisi setelah penetapan tersangka itu.  “Mari gaungkan #TidakPercumaLaporPolisi,” kata Haris dalam unggahan di Twitternya, Senin (10/1/2022).  Menurut Haris, Keadilan yang diberikan Polri, sangat sesuai dengan transformasi Polri yang Presisi dengan ditunjukkan melalui penanganan kasus yang cukup cepat dan tegas ketika terdapat kasus ujaran kebencian yang bisa membuat perpecahan, hingga meruntuhkan kesatuan dan persatuan antar masyarakat.  “Keadilan dan kebenaran sudah mulai tegak kembali #TidakPercumaLaporPolisi,” ujar Haris.  Haris juga mengimbau agar masyarakat Indonesia tak mudah terprovokasi, sehingga tid