Skip to main content

Relawan Kota Malang Dapat Kado Helm Pada Operasi Keselamatan Semeru 2022

MALANG KOTA – Salah satu bentuk kepedulian Kapolresta Malang Kota,Kombes Pol Budi Hermanto memfasilitasi relawan dalam kegiatan sehari - hari agar aman dalam berkendara roda dua,kali ini Polresta Malang Kota memberikan helm SNI ( Standart Nasional Indonesia).

Pemberian helm SNI oleh Kapolresta Malang Kota kepada relawan Kota Malang kali ini juga sebagai bentuk kampanye pada Operasi Keselamatan Semeru 2022 untuk disiplin berlalulintas.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Eko Novi saat mendampingi Kasat lantas Polresta Malang Kota Kompol Yoppy Anggi Khrisna menyerahkan Helm SNI kepada para relawan yang hadir, Senin (7/3/22).

“Ini merupakan upaya Polresta Malang Kota dalam mendorong tercapainya kualitas hidup masyarakat yang lebih baik seperti terbinanya masyarakat yang sehat, aman dan bermoral di jalan raya,”kata Ipda Novi.

Menurut Ipda Novi, ada 16 orang relawan yang mendapatkan Helm SNI diantaranya dari unsur pengaduan publik, relawan anak bangsa, relawan pendamping difabel dan relawan covid hunter.

“Para relawan ini berperan tidak hanya tertib berlalu lintas untuk diri sendiri, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat sekitarnya dalam memastikan agar masyarakat juga mematuhi lalu lintas bahkan termasuk patuh Prokes dalam upaya penganganan Covid – 19,”tambah Ipda Novi.

Sementara itu usai kegiatan pembagian Helm SNI, Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Yoppy Anggi Khrisna mengatakan, kegiatan dalam rangka Operasi Keselematan semeru 2022 kali ini Polresta Malang Kota ingin memelihara kemitraan dengan elemen masyarakat yang selama ini sudah terjalin.

“Ini upaya kami, Polresta Malang Kota dalam pelayanan yang berorientasi masyarakat dengan mengedepankan dan mengutamakan pendekatan proactive problem solving dan partnership,”jelas Kompol Yoppy

Kasatlantas Polresta Malang Kota juga mengungkapkan untuk terwujudnya kolaborasi tersebut pihakanya mengawali dengan cara pandang serta nilai - nilai masyarakat lokal dalam menyelesaikan isu bersama yang jadi perhatian masyarakat dan Polisi, dalam konteks ini, kelengkapan berkendaraan menjadi entry point.

“Dengan demikian, problem solving approach sebagai pendekatan community Oriented Policing merupakan sebuah pendekatan dalam memperkuat kapasitas masyarakat itu sendiri termasuk nilai - nilai citizenship,”tambah Kompol Yoppy 

Kompol Yoppy berharap semoga perewakilan relawan yang hadir menerima helm kali ini dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi yang lain.

“Harapan kami rekan – rekan relawan dapat senantiasa membudayakan tertib berlalulintas di jalan raya,dan menjadi contoh masyarakat yang lain,"pugkas Kasatlantas Polresta Malang Kota.

Sementara itu perwakilan relawan yang hadir menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada pihak Polresta Malang Kota yang menginisiasi acara tersebut.

"Kami perwakilan relawan mengucapkan terimakasih sekaligus apresiasi kepada bapak Kapolresta dan bapak Kasatlantas yang telah mengundang kami untuk di berikan helm, kami sepakat dan mendukung kebijakan Polresta Malang Kota dalam rangka mewujudkan ketertiban di masyarakat sehingga dapat meningkatkan daya dukung dan daya guna untuk meningkatkan kualitas hidup bermasyarakat di Kota Malang" pungkas Sudarno. (**19/humas)

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

Surabaya, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE). Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).  Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme. Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor. "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk meme

Ketua KNPI Apresiasi Polri Dalam Penetapan Tersangka Ujaran Kebencian Ferdinand Hutahaean

Tindakan tegas Bareskrim Polri atas penetapan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA dalam cuitan “Allahmu Lemah”, mendapat apresiasi dari Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama.  Ia yang melaporkan Ferdinand ke Bareskrim Polri pun mengajak masyarakat untuk menggaungkan tagar #TidakPercumaLaporPolisi setelah penetapan tersangka itu.  “Mari gaungkan #TidakPercumaLaporPolisi,” kata Haris dalam unggahan di Twitternya, Senin (10/1/2022).  Menurut Haris, Keadilan yang diberikan Polri, sangat sesuai dengan transformasi Polri yang Presisi dengan ditunjukkan melalui penanganan kasus yang cukup cepat dan tegas ketika terdapat kasus ujaran kebencian yang bisa membuat perpecahan, hingga meruntuhkan kesatuan dan persatuan antar masyarakat.  “Keadilan dan kebenaran sudah mulai tegak kembali #TidakPercumaLaporPolisi,” ujar Haris.  Haris juga mengimbau agar masyarakat Indonesia tak mudah terprovokasi, sehingga tid