Skip to main content

Bentuk Kepedulian terhadap Anggota, Kapolrestabes Surabaya Bersama Bhayangkari Takziah Almarhum Aiptu Moediharto Panit Samapta Polsek Gayungan

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, SH, SIK, MH bersama Ketua Bhayangkari Kota Besar Surabaya, Ny. Gita Yusep dan PJU (Pejabat Utama) Polrestabes Surabaya menghadiri upacara Pemakaman Almarhum Aiptu Moediharto Panit Sanapta Polsek Gayungan.

Upacara Pemakaman secara dinas Kepolisian itu dipimpin oleh Kapolsek Gayungan KOMPOL Suhartono bertempat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Delta Pralaya Ds. Tambak Gebang, Kec. Sidoarjo Kab. Sidoarjo, Rabu 16/3/2022).

"Saya mewakili Keluarga Almarhum dan Keluarga Besar Polsek Gayangan Polrestabes Surabaya meminta maaf kepada semua pihak atas kesalahan yang dilakukan Almarhum baik yang di sengaja maupun tidak di sengaja," amanat Kompol Suhartono.

Disebutkan, semasa hidupnya, Aiptu Moediharto meninggal di usia 56 tahun, dan bertempat tinggal di Perum Permata Alam Permai Ds. Gendeng Kec. Gedangan Sidoarjo.

"Semoga almarhum Aiptu Moediharto di terima Allah SWT, di ampuni segala dosa - dosanya serta di terima amal ibadahnya," tutup Kapolsek Gayungan.

Masih di tempat yang sama Kapolrestabes Surabaya memberi doa dan penghormatan terakir kepada Almarhum.

"Kami telah merasa kehilangan. Almarhum dikenal sebagai sosok yang selalu melaksanakan tugas dengan baik, dan selalu disiplin," kata Kapolrestabes Surabaya.

Kehadiran Kapolrestabes Surabaya merupakan bentuk Kepedulian terhadap anggota Polrestabes Surabaya dan Jajaran sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. 

"Kami atasnama pimpinan Polri, khususnya Polrestabes Surabaya serta anggota Bhayangkari menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum, semoga almarhum Husnul Khotimah dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas dan tabah dalam menghadapi cobaan ini " pungkas Kapolrestabes Surabaya.

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

Surabaya, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE). Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).  Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme. Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor. "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk meme

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i