Skip to main content

Polres Probolinggo Kota Berhasil Mengamankan Jaringan Curamor

KOTA PROBOLINGGO - Kerja keras Polres Probolinggo Kota dalam upaya mengungkap kasus pencurian di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota akhirnya berhasil.

Lima orang tersangka sudah diamankan oleh Sat Reskrim Polres Probolinggo Kota berikut barang bukti hasil tindak kejahatannya.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani S.H S.I.K menyampaikan bahwa hal ini adalah bagian wujud komitmen Polres Probolinggo Kota dalam menciptakan dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat ( Kamtibmas).

“Dari hasil pemeriksaan penyidik, dua dari tiga pelaku ini sudah beraksi di 14 TKP. Tidak hanya motor, tabung gas, sepeda angin, dan lain sebagainya yang bisa dicuri, mereka curi,” ungkap AKBP Wadi, Sabtu (11/6/22).

Lima tersangka yang berhasil diamankan adalah inisial BB,ST, DD, JK dan SL. yang semuanya merupakan warga Kota/Kabupaten Probolinggo dan merupakan pelaku curanmor.

Kapolres Probolinggo Kota menambahkan telah dilakukan tindakan tegas terukur pada tiga residivis curanmor di Kota Probolinggo, karena saat ditangkap ketiganya berupaya melawan petugas.

"Kami lakukan tindakan tegas terukur kepada saudara BB, ST dan SL. Langkah tersebut dilakukan setelah ketiganya melawan petugas ketika akan diamankan,"jelas AKBP Wadi.

Dari deretan pelaku ini, Polisi juga masih mengejar seorang pelaku lain, inisial K-H, yang identitasnya sudah kami dikantongi.

Sejumlah barang bukti yang sudah diamankan Polisi saat ini antara lain, 7 unit motor hasil curian, pakaian para pelaku saat beraksi, beberapa bagian kendaraan bermotor, STNK dan BPKB.

Satu dari motor curian itu merupakan milik seorang pekerja apotek, dan berhasil diungkap, diringkus pelakunya kurang dari 12 jam

Saat ini, Polisi masih melakukan pengembangan lebih lanjut, atas para tersangka. 

"Terus akan kami kejar, tidak menutup kemungkinan, para tersangka ini berkaitan dengan jaringan pencurian kendaraan bermotor lainnya," pungkas AKBP Wadi. (**19/hms)

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Nomor Telpon Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya

Surabaya, 22/09/17 : Butuh Bantuan Polisi? Hubungi Call Center Bebas Pulsa  112  yang akan terhubung langsung dengan Commad Center Kota Surabaya . Mengingat banyaknya laporan setiap harinya, terkadang anda kesulitan masuk line telpon nomor diatas. Berikut ini kami sampaikan Nomor Telpon dari 23 Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya yang dapat membantu anda melaporkan setiap kejadian maupun membutuhkan bantuan Polisi terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda saat ini. NOMOR TELPON KANTOR POLISI SEKTOR JAJARAN POLRESTABES SURABAYA 1. POLSEK BUBUTAN :  031-5342094 2. POLSEK BENOWO :  031-7404876 3. POLSEK DUKUH PAKIS :  031-5678145 4. POLSEK GAYUNGAN :  031-8292903 5. POLSEK GENTENG :  031-5341054 6. POLSEK GUBENG :  031-5042704 7. POLSEK JAMBANGAN :  031-8298603 8. POLSEK KARANG PILANG :  031-7663528 9. POLSEK LAKARSANTRI :  031-7413866 10. POLSEK MULYOREJO :  031-3896320 11. POLSEK PAKAL :  031-7402203 12. POLSEK RUNGKUT :  031-8700538 13. POLSEK SAWAHAN :  031-5341048

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i