Skip to main content

Polres Situbondo Gerak Cepat, Misteri Pembunuhan Sopir Truk Berhasil Terungkap

SITUBONDO - Kerja keras polisi mengungkap pelaku perampokan dan pembunuhan SH, 34 tahun sopir truk yang mayatnya tergeletak tepi jalan di Situbondo pada 13 Juni 2022 yang lalu membuahkan hasil. 

Pelaku dibekuk di rumah kontrakan, kawasan Perumahan Bungurasih, Surabaya Jawa Timur.

Pelaku perampokan dan pembunuhan, itu berinisial MR, 24 tahun. Ia merupakan teman korban yang juga berasal dari Kabupaten Lombok Barat, NTB. 

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya Ghalib saat menggelar pers realase kemarin di Polres Situbondo ,Jumat (17/6/22).

"Pelaku perampokan dan pembunuhan sopir truk di Situbondo berhasil kita tangkap di Surabaya, setelah Satreskrim Polres Situbondo membentuk tim khusus," kata AKBP Andi 

Dari penangkapan pelaku itu lanjut Kapolres Andi Sinjaya, juga diamankan beberapa barang bukti diantaranya, sisa uang jual jagung Rp 45 juta, HP Vivo, dan truk Fuso nopol DR 8911 AG milik PT.SKT yang mengangkut 21 ton jagung.

“Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui melakukan tindak pidana ini secara sendirian, terkait adanya pelaku lain masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,"jelas AKBP Andi.


Sedangkan untuk motif kata AKBP Andi menurut pengakuan pelaku adalah ekonomi karena membutuhkan uang untuk proses pembangunan rumahnya yang berada di Lombok .

Masih kata Kapolres Situbondo, muatan jagung oleh pelaku dijual kepada seseorang di Probolinggo (sudah dilakukan pemeriksaan) akan dilakukan pendalaman terkait kemungkinan pembeli barang hasil kejahatan (penadah). 

Pelaku menjual jagung 21 ton sebesar 70 juta rupiah dan telah dipakai membeli kebutuhan termasuk HP oleh pelaku.

Untuk tahap awal tambah AKBP Andi, pihaknya menerapkan pasal 365 ayat 3 dan akan berkembang berdasarkan hasil bukti-bukti dan saksi yang ada terkait adanya perencanaan terhadap tindak pidana yang dilakukan pelaku. 

"Berkaitan dengan adanya keterlibatan pelaku lain akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut “ tutup AKBP Dr. Andi Sinjaya. (**19/hms)

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Nomor Telpon Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya

Surabaya, 22/09/17 : Butuh Bantuan Polisi? Hubungi Call Center Bebas Pulsa  112  yang akan terhubung langsung dengan Commad Center Kota Surabaya . Mengingat banyaknya laporan setiap harinya, terkadang anda kesulitan masuk line telpon nomor diatas. Berikut ini kami sampaikan Nomor Telpon dari 23 Polsek Jajaran Polrestabes Surabaya yang dapat membantu anda melaporkan setiap kejadian maupun membutuhkan bantuan Polisi terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda saat ini. NOMOR TELPON KANTOR POLISI SEKTOR JAJARAN POLRESTABES SURABAYA 1. POLSEK BUBUTAN :  031-5342094 2. POLSEK BENOWO :  031-7404876 3. POLSEK DUKUH PAKIS :  031-5678145 4. POLSEK GAYUNGAN :  031-8292903 5. POLSEK GENTENG :  031-5341054 6. POLSEK GUBENG :  031-5042704 7. POLSEK JAMBANGAN :  031-8298603 8. POLSEK KARANG PILANG :  031-7663528 9. POLSEK LAKARSANTRI :  031-7413866 10. POLSEK MULYOREJO :  031-3896320 11. POLSEK PAKAL :  031-7402203 12. POLSEK RUNGKUT :  031-8700538 13. POLSEK SAWAHAN :  031-5341048

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i