Skip to main content

Polres Lamongan Bantu Bedah Rumah Mbok Inah

LAMONGAN - Menindak lanjuti pelaksanaan program KANDANI ( Komunikasi Anda bersama Polisi ), Polres Lamongan menggelar Kegiatan bedah rumah Mbok Inah (70) di Desa Kedungrembuk Kecamatan Sukodadi, Lamongan yang sudah tidak layak huni.

Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha, S.I.K.,M.Si mengatakan, kondosi rumah Mbok Inah diketahuinya berawal dari Polres Lamongan yang melaksanakan program KANDANI.

"Dari kegiatan itu kami mendapat informasi dari warga masyarakat tentang kondisi mbok Inah ini," kata AKBP Yakhob.

Dalam kesempatan tersebut hadir Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha beserta Ketua Bhayangkari Lamongan Ny. Lita Yakhob Silvana, di dampingi para pejabat utama Polres Lamongan. 

“ Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta kehadiran Polres Lamongan ditengah masyarakat yang diharapkan dapat meringankan beban hidup warga kurang mampu. Alhamdulillah kita bisa mewujudkan bantuan rumah untuk Mbok Inah,” terang AKBP Yakhob.

Program KANDANI sendiri merupakan program yang digagas Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta. Program ini menjadi atensi utama Kapolres Lamongan untuk dilaksanakan langsung oleh seluruh pejabat utama Polres Lamongan, Kapolsek dan seluruh Bhabinkamtibmas.

“Saya perintahkan seluruh jajaran Polres Lamongan melaksanakan program KANDANI untuk mendengarkan keluh kesah warga Lamongan serta jangan sampai ada hambatan komunikasi antara warga Lamongan dengan polisi,” ungkap Yakhob.

“Hari ini kita serahkan, dan bagi anggota yang turut berbagi membantu pembangunan rumah ini akan menjadi amalan yang diridloiNya,” ungkap AKBP Yakhob.

Kapolres yang didampingi Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Aristianto Budi Sutrisno, S.H.,S.I.K.,M.H tak bisa menutupi keharuannya saat bersama beberapa anggota melihat kondisi Mbok Inah dan dilanjutkan menyerahkan rumah juga sembako. 

Sementara itu Mbok Inah tampak menangis haru saat rumahnya telah dibangun menjadi rumah sehat yang layak huni oleh Polres Lamongan.

"Matur nuwun sanget pak Polisi ( terima kasih banyak pak Polisi )," ucap Mbok Inah sambil menangis. (*)

Comments

Popular posts from this blog

Jadwal Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya

Surabaya, 15/09/17 : Selamat Pagi Mitra Humas, anda Warga Surabaya dan ingin membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)? Perlu anda ketahui kapan waktu dan hari Operasional Pelayanan SKCK di Polrestabes Surabaya. Berikut akan kami sampaikan jadwal pelayanan SKCK Polrestabes Surabaya berlaku mulai tanggal 5 Agustus 2017 : 1. Senin s/d Jumat 08.00 - 14.30 WIB 2. Sabtu 08.00 - 11.00 WIB. Pastikan anda membawa Persyaratan dan Kelengkapan yang dibutuhkan sebelum anda mengajukan permohonan pembuatan SKCK. Semoga informasi ini dapat membantu Mitra Humas Polri sekalian yang ingin membuat atau memperpanjang SKCKnya. Sumber : Fanpage Facebook SKCK Tabes Sby

Dirbinmas Polda Jatim Ikuti Diskusi Membangun Ekosistem Toleransi di Lingkungan Sekolah

Surabaya, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Asep Irpan Rosadi mengikuti kegiatan diskusi ahli membangun ekosistem toleran dilingkungan sekolah berbasis human security dan pencegahan kekerasan berbasis extrimisme (PVE). Kegiatan sebagai salah satu upaya dialog untuk mendorong penyusunan muatan lokal ini dilaksanakan di convention hall Harris Hotel Jl. Gubeng Surabaya, pada Kamis (27/1/2022).  Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menguatkan pondasi untuk membuat penguatan khususnya di sekolah terkait toleransi yang berujung kepada bagaimana sekolah-sekolah, pelajar-pelajar mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap paham-paham maupun sikap-sikap intoleran radikal dan terorisme. Kedepannya Polda Jatim akan bekerja sama secara nyata dengan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan untuk membuat aksi nyata di beberapa sekolah yang nanti akan dimulai dulu dengan rakor. "Kami akan melibatkan seluruh kepala sekolah, forum guru untuk meme

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa sepanjang tahun 2021 lalu, Korps Bhayangkara telah melakukan pengungkapan dua kasus tindak pidana penghimpunan dana tanpa izin atau ilegal yang merugikan masyarakat.  Sigit mengungkapkan, kasus pertama yang diungkap adalah penipuan, penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh PT. Hanson Internasional dan Koperasi Hanson Mitra Utama.  Menurut Sigit, pada perkara tersebut, pihaknya menangkap tersangka BT bersama 9 orang yang melakukan penghimpunan dana dalam bentuk medium term note/short term borrowing/ringkasan perjanjian hutang dan simpanan berjangka tanpa izin dari OJK. "Kerugian nasabah dalam kasus ini sebesar Rp6,2 triliun," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Kemudian perkara kedua, lanjut Sigit adalah pengungkapan kasus dugaan penipuan, penggelapan dan TPPU yang dilakukan oleh PT. Asuransi Kresna Life dengan tersangka i